Jumat, 16 Januari 2009

Wawancara Caleg HANURA





DR. H Dossy Iskandar Prasetyo
Caleg DPR RI Nomer Urut 1

Temukan Kesamaan Cita-Cita di Jendral (purn) Wiranto

Morat-maritnya negara Indonesia saat ini, tidak lain karena ketidak tegasan pemerintah untuk menegakkan hukum. Bahkan carut-marut politik, berbangsa dan bernegara di Indonesia juga tak lepas dari tingkah para politisi yang seringkali terlalu banyak mengumbar janji, padahal tidak banyak berbuat untuk kesejahteraan rakyat.
Kondisi rakyat yang kian sengsara oleh ketidak pastian penegakan hukum, tingginya jumlah pengangguran akibat ancaman PHK dan jurang kemiskinan yang semakin menganga ternyata memerlukan tindakan nyata.
Bahkan, karena susahnya nasib rakyat itu membuat Dr H Dossy Iskandar Prasetyo memilih maju untuk ikut membenahi persoalan kebangsaan. Salah satunya, dirinya maju bertarung sebagai calon legislatif (caleg) DPR RI dari dapil I (Surabaya-Sidoarjo). Pembawaannya yang tegas, seakan bapak tiga anak yang juga ketua DPD Hanura Jatim ini banyak berharap penataan penegakan hukum di tanah air benar-benar memenuhi unsur keadilan.

Alasan apa sehingga anda memilih bergabung dengan Partai Hanura ?

Sebelumnya saya ini, banyak kosentrasi di dunia pendidikan dan organisasi kemasyarakat, termasuk posisi saya yang masih setia menjadi dosen sarjana (S1) dan pasca sarjana (S2) di Ubhara. Begitu melihat carut-marutnya politik di tanah air, muncul niatan saya untuk ikut maju ikut menata bangsa ini. Salah satunya melalui Partai Hanura. Ternyata di partai yang didirikan Jenderal (purn) Wiranto ini, saya menemukan banyak kesamaan cita-cita untuk menjadikan rakyat dan bangsa Indonesia menjadi lebih baik.

Apa kesamaan cita-cita itu ?

Cita-cita yang disampaikan jendral (purn) Wiranto ternyata banyak memberikan ide lebih berani bersikap menata bangsa. Termasuk menggelola republik ini kedepannya menjadi lebih sejahtera. Padahal sebelumnya saya sudah aktif di Partai Golkar Jatim, namun kesamaan cita-cita ikut menata bangsa ternyata saya temukan di Partai Hanura.

Apakah ini yang mendorong anda maju menjadi caleg ?

Untuk melakukan perubahan itu, saya kira yang paling efektif adalah melakukan perubahan melalui jalur politik. Dan saat ini, kekuatan politik ternmyata sangat efektif untuk melakukan perubahan-perubahan yang mendasar di negara ini. Saya berharap melalui Partai Hanura, penataan negara hokum bisa berjalan sesuai dengan harapan rakyat. Yakni berjalannya pemerintahan yang tegas, bijaksana dan membela kepentingan rakyat.


Jika diri anda masuk dilingkungan DPR RI apa yang anda lakukan ?

Saya akan all aut ikut melakukan penataan terhadap kekuasaan. Karena jalur politik ini memang yang paling efektif. Penegakan hukum seharusnya bisa dilakukan tanpa pandang bulu oleh kehakiman. Makannya, posisi kekuasaan kehakiman dalam menjalankan negara hukum harus diberikan peranan priorotas. Yang dulunya pelaksanaan hukum sentralistik. Namun sekarangkan menjadi chek and balance. Termasuk memperkuat pelaksanaan kehakiman. Ini salah satu kesamaan cita-cita dengan Jenderal (pur) Wiranto.

Penilaian anda terkait penegakan hukum saat ini ?

Sekarang belum maksimal, masih ada cela-cela penting yang masih harus disentuh. Banyak persoalan yang harusnya bisa ditindak melalui hukum, namun pada pelaksanaanya banyak yang menyimpang. Ini jelas menjadi salah satu persoalan yang harus diluruskan. Termasuk penegakan hukum yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harusnya didukung. Dan keberhasilan pembongkaran borok korupsi oleh KPK, bukan prestasi eksekutif atau presiden.

Lalu lembaga hukum apa yang ideal ?

Seandainya presiden (SBY-JK) mampu melakukan penegakan hukum, maka tidak perlu ada KPK. Dua intitusi penegak hukum, yang perlu dilakukan perkuatanadalah kepolisian dan hakim. Berdirinya KPK menunjukkan ketidak mampuan pemerintah (SBY-JK) dalam amanat penegakan hukum.
Memang berat menata bangsa ini. Karena kita semua sangat tidak konsisten terhadap kebijakan hukum. Termasuk tidak tegasnya pemerintah dalam mengeluarkan kebijakan.


Seberapa menarik Partai Hanura bagi anda dibanding 37 partai lain?

Sejak awal partai Hanura berdiri, adalah partai politik yang paling responsive dalam bereaksi terhadap kebutuhan masyarakat. Sepengetahuan saya, pergerakan partai politik ini seringkali banyak membantu persoalan masyarakat, seperti korban-korban bencana. Intinya sejak awal partai ini banyak menjawab kebutuhan riil di masyarakat. Saya berharap partai politik ini mampu ikut memperkuat penataan berbangsa dan bernegara.

Kalau kita tarik ke isyu local (Surabaya-Sidoarjo), apa yang anda lihat dalam problem Lumpur Sidoarjo ?


Bencana Lumpur ini sudah sedemikian lama merenggut kehidupan masyarakat banyak. Tidak hanya dirasakan oleh warga sekitar lokasi bencana, tetapi secara lebih makro, aktitifitas masyarakat Jawa Timur juga terhambat karena akses tidak normal.
Sementara warga yang menjadi korban dampak lumpur secara langsung sampai saat ini juga masih dihantui tentang proses ganti rugi yang belum selesai.
Bagaimanapun juga warga korban Lumpur harus dientas dan dibantu penyelesaian. Warga korban Lumpur jangan dibikin tergantung sampai tiga tahun seperti ini. Makannya untuk mengatasi masalah lumpur itu, diperlukan sosok pemimpin 2009-2014 yang tegas dalam mengambil sikap. Seperti Janderal (purn) Wiranto.

Bagaimana peran pemerintah pusat dalam bencana ini?

Mestinya, pemerintah pusat harus lebih progresif lagi ikut menyelesaikan masalah ini, karena dampak dari bencana ini sudah tidak lagi menjadi isyu local dan nasional saja, bahkan dunia internasional.
Masalahnya persiden sebagai pengusa tertinggi tidak mampu menjalankan kewenangannya yang harusnya membela hajat hidup rakyat disana (Porong.red). Padalah di APBN sudah disiapkan, eksekutif jangan ragu-ragu membela warga korban lumpur. Segera diputuskan jangan takut di impace. Kan ada MK, salah ngak terkait penggunaan untuk warga korban Lapindo. Biar Mahkamah Konstitusi yang melakukan penilaian jika ada protes dari DPR.


Pandangan anda tentang pemerintah saat ini ?


Harusnya penunjukan keteladaan bagi warga masyarakat,. Dan harus ada konsitensi dari pengusa. Kalau ada rakyat miskin ya… jangan berfoya-foya. Kalau sudah jadi setelah dipilih rakyat ya… janjinya harus segera dipenuji, ini prioritas.


Keyakinan anda meraih suara?

Saya masih optimis masyarakat membutuhkan perubahan. Nama besar (apalagi status quo) belum tentu menjamin dapat merubah kondisi. Dan saya yakin, masyarakat akan memberi kesempatan bagi kaum muda untuk berkiprah dan membantu menyelesaikan persoalan yang dihadapi mereka. Saya sendiri berasal dari Surabaya dan besar disini. Insya Allah saya mendapat dukungan dari rakyat. (*)

1 komentar:

febriedethan mengatakan...

Selamat Siang Pak,

Saya mau menawarkan software quick count untuk caleg, Bapak tidak perlu membeli cukup hanya dengan menyewa saja. untuk keterangan lebih lanjut klik
Quick Count System

Salam,
Ridwan