Jumat, 20 Februari 2009

Prihatin Nasib Warga Balong


H Andy Santo S Sos
Caleg DPRD Kab Mojokerto Dapil V

MASYARAKAT di pinggiran kota dan kawasan hutan memang sering terlewatkan dalam program-program pembangunan. Guna meminimalisir ketimpangan tersebut, diperlukan para wakil rakyat yang peka terhadap setiap penderitaan warga. Sehingga dalam membuat kebijakan, selalu bertumpu dari aspirasi rakyat secara menyeluruh.
Berangkat dari kondisi tersebut, membuat H Andy Santo, S. Sos, calon legislatif (caleg) Partai HANURA untuk DPRD Kabupaten Mojokerto ini tergugah dan ingin berusaha membantu nasib para warga di pinggiran wilayah tersebut. Sayangnya, yang saat ini bisa dilakukan bapak 4 anak ini hanya menampung semua keluhan mereka.
“Rasanya benar-benar memprihatinkan setelah mendengar langsung kondisi di lapangan,” ujar H Andy Santo, S Sos ditemui di Kantor DPD HANURA Jatim kemarin. Sesuai daerah pemilihan (Dapil) yang diambil, yaitu V, meliputi Kecamatan Kemlagi, Jetis, Gedeg dan Dawarbalndong, akhir-akhir ini membuat pensiunan Direktorat Jendral Anggaran Departemen Keuangan dengan menempati nomor urut 1 ini harus sering bertatap muka dengan konstituen di 4 kecamatan tersebut.
Dengan bertemu langsung konstituen, selain bisa mendengar penderitaan rakyat, juga sekalian memberi pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya ikut Pemilu yang digelar 9 April mendatang. “Yang utama, sebagai caleg kita harus berada di hati mereka,” ujar pria kalem yang ini.
Setelah lama melakukan pendekatan terhadap masyarakat di 4 kecamatan itu, banyak hal yang didapatkannya. Selain masalah kelangkaan pupuk, minimnya sarana jalan, ternyata ada satu hal yang membuatnya mengelus dana. Yaitu penderitaan masyarakat di Desa Balong, Kecamatan Dawar.
Di kawasan perbatasan Mojokerto-Gresik tersebut, ada tanggul Sungai Kalilamong yang kondisinya sangat mengkhawatirkan. “Pengakuan masyarakat setempat, di sekitar tanggul sering banjir akibat luapan sungai. Apalagi kalau musim hujan seperti saat ini, antara ketinggian air dengan daratan hampir sejajar,” ujar H Andy Santo S Sos.
Lebih memprihatinkan, kondisi seperti ini sudah berlangsung lama dan tak diketahui sampai kapan akan berakhir. “Saya tidak memberi janji di hadapan warga, akan tetapi, jika saya diberi amanah dan terpilih sebagai anggota dewan, tentunya masyarakat bawah yang mengalami kondisi seperti itu yang harus diperhatikan.”ujarnya.
Untuk itu, tentunya dukungan masyarakat sangat dibutuhkan oleh bapak yang dua diantara 4 anaknya ini berprofesi sebagai dokter ini. Bagi H Andy Santo, S Sos, seluruh hidupnya siap dicurahkan untuk memperjuangkan nasib rakyat, kalau dirinya dipercaya duduk sebagai wakil rakyat mendatang.(#)

Tidak ada komentar: